Thursday, January 4, 2018

Siklus Hidrologi

Siklus Hidrologi

Apakah yang dimaksud dengan siklus hidrologi? Istilah-istilah apa saja yang berhubungan dengan siklus hidrologi? Bagaimana proses yang berlangsung dalam siklus hidrologi?
Sumber: https://pixabay.com/p-2450901/?no_redirect
Siklus hidrologi adalah perpindahan air, baik air di permukaan, air tanah, air di laut, maupun air di udara secara tetap dan berulang dari waktu ke waktu. Siklus hidrologi tidak dapat dipisahkan dengan keberadaan air di permukaan bumi. Dengan siklus hidrologi, air akan kembali ke tempat asalnya setelah melalui perpindahan tempat. Sebagai contoh, air yang ada di laut akan kembali lagi ke laut walaupun harus menguap dan menjadi awan terlebih dahulu. Dengan adanya siklus hidrologi, maka volume dan distribusi air di permukaan bumi akan selalu tetap, namun senantiasa bergerak sesuai dengan siklus hidrologinya masing-masing.
Proses-proses yang berlangsung dalam siklus hidrologi adalah evaporasi, transpirasi, infiltrasi, perkolasi, evapotranspirasi, presipitasi, aliran bawah permukaan, dan limpasan permukaan. Evaporasi adalah proses perubahan wujud air yang ada di permukaan bumi (sungai, danau, maupun laut) menjadi uap air di atmosfer. Besarnya evaporasi dipengaruhi oleh perbedaan kelembapan, keberadaan angin, luas permukaan air, suhu permukaan air, tekanan atmosfer, dan kualitas air. Transpirasi adalah proses penguapan air yang ada di dalam tubuh tumbuh-tumbuhan. Besarnya transpirasi dipengaruhi oleh jenis vegetasi, faktor fisiologi, dan faktor lingkungan. Infiltrasi adalah proses peresapan air hujan masuk ke dalam tanah. Air bergerak turun hingga mencapai zona perakaran (zona tidak jenuh) yang berisi partikel tanah, batu, dan udara. Air yang berada pada zona tersebut disebut air lengas (soil moisture). Sementara itu, air yang terus bergerak turun menujui ke zona jenuh air yang berisi air bawah tanah disebut air tanah (groundwater). Perkolasi adalah proses lanjutan dari infiltrasi, yaitu air yang telah meresap ke dalam tanah kemudian bergerak turun akibat adanya gaya gravitasi dan gaya kapiler. Air tanah dapat membentuk aliran bawah permukaan di dalam tanah. Evapotranspirasi adalah gabungan antara proses evaporasi dan transpirasi yang terjadi secara bersama-sama. Presipitasi adalah proses perubahan uap air di atmosfer menjadi air yang kembali ke permukaan bumi. Presipitasi dapat berupa hujan, gerimis, salju, es (hail), dan sleet (campuran antara hujan dan salju). Sementara itu, limpasan permukaan adalah proses aliran air di atas permukaan tanah akibat tanah sudah jenuh (tidak mampu lagi menampung air).
Selain istilah-istilah di atas, terdapat juga istilah simpanan depresi. Simpanan depresi terdiri atas air yang terdapat pada tajuk, daun, batang, dan semak (simpanan intersepsi); air yang terdapat pada cekungan seperti danau, rawa, dan waduk (simpanan permukaan); serta simpanan air lengas dan simpanan air tanah.
Siklus hidrologi dapat dibedakan menjadi siklus pendek, siklus sedang, dan siklus panjang.

1.    Siklus Pendek
Siklus pendek adalah bagian dari siklus hidrologi yang terjadi apabila air di laut mengalami penguapan, uap tersebut membentuk awan, kemudian langsung menimbulkan hujan di atas permukaan laut. Dengan demikian, siklus air berjalan secara singkat sehingga disebut sebagai siklus pendek.

2.    Siklus Sedang
Siklus sedang adalah bagian dari siklus hidrologi yang terjadi apabila air di laut mengalami penguapan, uap tersebut membentuk awan, awan terdorong oleh angin menuju ke darat, kemudian terjadi hujan di darat. Air yang ada di darat kembali ke laut dengan melalui aliran sungai, danau, maupun aliran air tanah.

3.    Siklus Panjang
Siklus panjang adalah bagian dari siklus hidrologi yang prosesnya hampir sama dengan siklus sedang, namun terjadinya hujan berupa hujan salju atau es. Awan yang terbentuk dibawa oleh angin menuju ke pegunungan tinggi, kemudian jatuh sebagai salju atau es. Salju atau es tersebut kemudian membentuk gletser dan mengalir ke sungai, kemudian melalui aliran sungai air kembali ke laut.

No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

Klasifikasi Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya

Klasifikasi Sumber Daya Alam  Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya Bagaimanakah klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifat da...

Paling Banyak Dibaca