Wednesday, January 10, 2018

Bentuklahan Vulkanik

Bentuklahan Vulkanik

Sumber: https://pixnio.com/nature-landscapes/
volcanoes/eruption-smoke-volcano-sea-
ocean-coast-landscape-sky-island
Apakah yang dimaksud dengan bentuklahan vulkanik? Proses apa saja yang terjadi dan memengaruhinya?
Bentuklahan vulkanik merupakan bentuklahan yang terbentuk akibat adanya aktivitas magma (vulkanisme) dari dalam bumi. Aktivitas magma dapat menghasilkan ketampakan permukaan bumi berupa kerucut vulkan, lereng vulkan, aliran lava (magma yang berhasil mencapai permukaan bumi), serta dataran vulkan. Aktivitas magma dari dalam menuju ke permukaan bumi dapat dibedakan menjadi proses intrusi magma dan ekstrusi magma.

1.    Intrusi Magma
Intrusi magma adalah proses penerobosan magma menuju permukaan bumi dengan melewati celah-celah batuan, namun tidak berhasil mencapai permukaan bumi. Intrusi magma dapat menghasilkan ketampakan berupa intrusi datar (sill), lakolit, gang (korok), dan diaterma. Intrusi datar (sill) adalah magma yang menyusup di antara dua lapisan batuan dan posisinya sejajar dengan lapisan batuan tersebut. Lakolit adalah magma yang menerobos lapisan batuan paling atas dan berbentuk cembung. Gang/korok adalah magma yang menyusup di sela-sela lipatan. Sementara itu, diaterma adalah magma yang membeku pada celah saluran yang menghubungkan antara dapur magma dan kepundan.

2.    Ekstrusi Magma
Ekstrusi magma adalah proses penerobosan magma hingga berhasil mencapai permukaan bumi sehingga membentuk gunung api. Peristiwa keluarnya magma ke permukaan bumi disebut dengan erupsi. Terdapat 3 jenis ekstrusi magma, yaitu ekstrusi magma dengan erupsi linear, ekstrusi magma dengan erupsi sentral, dan ekstrusi magma dengan erupsi areal. Ekstrusi magma dengan erupsi linear adalah keluarnya magma melalui retakan memanjang pada kulit bumi. Ekstrusi magma dengan erupsi sentral adalah keluarnya magma melalui lubang di permukaan bumi. Sementara itu, ekstrusi magma dengan erupsi areal adalah keluarnya magma membentuk kawah yang luas akibat letak dapur magma yang dekat dengan permukaan bumi.
Bahan material yang dikeluarkan ketika gunung api meletus (erupsi) dapat berupa berikut ini.
  1. Bahan Padat/Efflata
Berdasarkan asalnya dibedakan menjadi:
1)      efflata autogen, yaitu bahan padat berasal dari batuan magma yang terlempar keluar;
2)     efflata alogen, yaitu bahan padat berasal dari dinding pipa kepundan yang ikut terlempar ketika terjadi letusan.
Berdasarkan ukurannya dibedakan menjadi:
1)       bom, yaitu efflata yang sangat besar sehingga dapat menghancurkan rumah;
2)       lapili, yaitu efflata yang ukurannya lebih kecil, kira-kira sebesar kerikil;
3)     abu vulkanik, yaitu efflata yang sangat halus sehingga dapat diterbangkan oleh angin ke tempat yang sangat jauh.

  1. Bahan cair
1)      Lava adalah aliran magma yang berhasil mencapai permukaan bumi.
2)    Lahar panas adalah material panas yang merupakan campuran antara lava dan air yang berasal dari danau kawah.
3)      Lahar hujan adalah lava yang berada di puncak gunung, kemudian turun ke arah lereng akibat adanya hujan di puncak gunung.

  1. Bahan gas/ekshalasi, terdapat gas belerang (H2S) dan uap air (H2O).

No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

Klasifikasi Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya

Klasifikasi Sumber Daya Alam  Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya Bagaimanakah klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifat da...

Paling Banyak Dibaca