Thursday, January 18, 2018

Chart dan Peta Jalan

Chart dan Peta Jalan

Apakah yang dimaksud dengan chart dan peta jalan? Apa saja jenis-jenis hydrographic charts maupun aeronautical chart?
Sumber: https://pixabay.com/p-2725336/?no_redirect
Chart dan peta jalan merupakan peta yang dibuat dengan tujuan sebagai alat bantu dalam melakukan navigasi darat, laut, maupun udara. Chart dan peta jalan biasanya digambarkan dengan skala sedang atau kecil. Isi chart dan peta jalan menggambarkan ketampakan-ketampakan tertentu yang menarik dan mudah dipahami oleh pengguna peta. Chart dan peta jalan yang dibuat untuk kepentingan resmi harus memenuhi kaidah dan aturan tertentu.

Chart untuk navigasi perairan disebut dengan hydrographic charts atau admiral charts. Simbol dan singkatan-singkatan yang digunakan dalam peta tersebut harus memenuhi standar badan hidrografi dunia. Hydrographic charts atau admiral charts (peta laut) di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi peta ikhtisar, peta haluan/perantau, peta pantai, peta penjelas, dan peta rencana. Peta ikhtisar adalah peta yang menggambarkan daerah yang luas dengan skala ≤ 1 : 1.000.000. Peta haluan/perantau adalah peta yang memiliki skala antara 1 : 1.000.000 sampai 1 : 600.000, biasa digunakan dalam pelayaran jarak jauh. Peta pantai adalah peta yang memiliki skala antara 1 : 600.000 sampai 1 : 100.000, biasa digunakan untuk pelayaran antarpulau. Peta penjelas adalah peta yang memiliki skala antara 1 : 100.000 sampai 1 : 50.000, digunakan untuk pelayaran selat yang sempit. Sementara itu, peta rencana adalah peta yang memiliki skala ≥ 1 : 50.000, digunakan untuk menggambarkan kondisi pelabuhan bagi kapal yang berlabuh.
Chart untuk kepentingan navigasi udara disebut dengan aeronautical chart. Skala chart ini bervariasi, meliputi world planning charts (skala 1 : 5.000.000), long range navigating charts (skala 1 : 3.000.000), world aeronautical charts (skala 1 : 1.000.000), pilotage charts (skala 1 : 500.000), dan approach charts (skala 1 : 200.000). Sementara itu, chart dan peta jalan untuk navigasi darat dibuat sesuai dengan cakupan wilayah dan tujuan perjalanan. Chart dan peta jalan untuk navigasi darat biasanya lebih mudah dibaca karena kita sudah terbiasa dengan objek-objek yang digambarkan.

No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

Klasifikasi Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya

Klasifikasi Sumber Daya Alam  Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya Bagaimanakah klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifat da...

Paling Banyak Dibaca