Monday, January 8, 2018

Struktur Pelapisan Atmosfer

Struktur Pelapisan Atmosfer
Sumber: https://pixabay.com/p-2566911/?no_redirect
Bagaimanakah pembagian pelapisan atmosfer?
Berdasarkan penampang vertikal atmosfer, atmosfer dibagi menjadi beberapa lapisan. Pembagian lapisan atmosfer dilakukan berdasarkan kondisi temperatur pada ketinggian tertentu. Menurut Barry dan Chorley (1976), lapisan atmosfer dibagi menjadi troposfer, stratosfer, dan the upper atmosphere. The upper atmosphere terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.


1.    Troposfer
Troposfer adalah lapisan paling bawah dari atmosfer. Troposfer merupakan lapisan atmosfer di mana berlangsung segala fenomena cuaca seperti angin dan hujan. Sebagian besar gas penyusun atmosfer terdapat di lapisan ini. Troposfer dibagi menjadi lapisan friksi dan lapisan troposfer itu sendiri. Lapisan friksi memiliki ketebalan 0 – 2 km, baik ketebalan di daerah kutub maupun ketebalan di daerah ekuator. Sementara itu, lapisan troposfer memiliki ketebalan 2 – 10 km di daerah kutub dan 2 – 20 km di daerah ekuator.
Di troposfer terdapat fenomena lapserate, yaitu temperatur akan semakin menurun terhadap pertambahan ketinggian. Artinya, semakin tinggi lokasi dari permukaan bumi, temperatur udara akan semakin menurun. Penurunan temperatur terhadap ketinggian hanya terjadi sampai ketinggian 8 km untuk daerah kutub dan ketinggian 16 – 18 km untuk daerah ekuator. Di atas ketinggian tersebut terjadi fenomena kebalikan, yaitu kenaikan temperatur terhadap pertambahan ketinggian. Proses tersebut berlangsung di lapisan tropopause, yaitu lapisan peralihan antara troposfer dan stratosfer.

2.    Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak di atas troposfer. Lapisan ini terletak di antara tropopause hingga ketinggian sekitar 50 km. Lapisan stratosfer merupakan tempat di mana terdapat ozon (O3). Ozon paling banyak terdapat di antara ketinggian 15 km hingga 35 km. Lapisan di antara rentang 15 km hingga 35 km juga disebut sebagai ozonosfer.
Ozon merupakan gas yang terdiri atas 3 atom oksigen. Ozon memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan di bumi, meskipun persentasenya di atmosfer relatif kecil. Lapisan ozon berperan dalam menyerap radiasi ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari sehingga radiasi yang mencapai permukaan bumi sudah tidak berbahaya lagi bagi makhluk hidup. Apabila radiasi ultraviolet tidak diserap oleh lapisan ozon, maka radiasi tersebut dapat membakar kulit, menyebabkan kanker kulit, dan mengakibatkan kebutaan. Terdapat lapisan peralihan antara stratosfer dan mesosfer yang disebut dengan stratopause. Temperatur di lapisan stratosfer semakin tinggi apabila mendekati stratopause. Hal tersebut disebabkan karena terdapat panas dari gas ozon. Sementara itu, temperatur di atas stratopause semakin menurun seiring dengan pertambahan ketinggian.

3.    The Upper Atmosphere
a.    Mesosfer
Mesosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak di atas stratosfer. Lapisan mesosfer merupakan lapisan pertama dari the upper atmosphere. Meteor yang hendak masuk ke permukaan bumi terbakar di lapisan ini. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa temperatur di atas stratopause semakin menurun terhadap pertambahan ketinggian. Penurunan temperatur mencapai titik terendah pada ketinggian 80 km, yaitu dengan temperatur -83o C. Di atas ketinggian 80 km temperatur kembali mengalami kenaikan secara ekstrem menuju termosfer. Lapisan peralihan antara mesosfer dan termosfer ditandai dengan batas antara temperatur turun secara maksimal dengan awal kenaikan temperatur terhadap ketinggian. Lapisan ini disebut dengan lapisan mesopause.

b.      Termosfer
Termosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak di atas mesosfer. Di lapisan ini kepadatan gas penyusun atmosfer berkurang secara ekstrem. Di  lapisan termosfer sekitar ketinggian 100 – 400 km banyak terjadi proses ionisasi gas penyusun atmosfer sehingga lapisan ini disebut juga sebagai ionosfer. Lapisan ini juga disebut sebagai lapisan panas, temperatur udara diperkirakan mencapai 1.700o C. Temperatur yang sangat tinggi tersebut merupakan akibat dari penyerapan radiasi sinar X dan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari.

c.       Eksosfer
Eksosfer merupakan lapisan atmosfer yang paling luar dengan ketinggian lebih dari 500 km. Di lapisan ini benda-benda akan terlempar ke ruang angkasa karena pengaruh gravitasi bumi semakin berkurang. Partikel udara sudah hampir tidak ada di lapisan ini.

No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

Klasifikasi Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya

Klasifikasi Sumber Daya Alam  Berdasarkan Sifat dan Proses Pemulihannya Bagaimanakah klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifat da...

Paling Banyak Dibaca